Category: Limbah Non-B3

  • Dioksin dari Insinerator: Fakta, Bukan Mitos | PT Centra Rekayasa Enviro PT Centra Rekayasa Enviro Definisi Teknologi Data Emisi Mitos Studi Kasus Indonesia Kesimpulan Kajian Teknis Ilmiah — CRE 2025 Dioksin dari Insinerator: Fakta, Bukan Ketakutan Kajian komprehensif berbasis data ilmiah global tentang dioksin dan furan dari insinerator sampah modern — untuk menjawab miskonsepsi dengan…

  • CRE Siap Sukseskan Program ISWMP: Market Sounding Optimalisasi 11 TPST Jawa Barat | PT Centra Rekayasa Enviro CRE • CENTRA REKAYASA ENVIRO Tentang Solusi Teknologi Artikel Kontak Proyek Pemerintah & Regulasi CRE Siap Sukseskan Program ISWMP:Market Sounding Optimalisasi 11 TPST Jawa Barat Kementerian PU melalui Ditjen Cipta Karya dan Direktorat Sanitasi tengah mempersiapkan lelang optimalisasi…

  • Pengolahan Limbah Bittern: Panduan Teknis Lengkap — PT Centra Rekayasa Enviro ↑ CRE PT Centra Rekayasa Enviro Environmental Engineering Technical Blog Seri Teknologi Pengolahan Limbah Mineral Mengubah Bittern menjadiAset Mineral Bernilai Tinggi Panduan teknis komprehensif tentang teknologi pengolahan limbah bittern tambak garam — dari komposisi kimiawi hingga perbandingan opsi sistem yang bankable untuk skala industri.…

  • Dua Kegagalan, Satu Pelajaran: PLTSa Benowo & Putri Cempo | CRE Insight CRE.id Studi Kasus Komparatif Studi Kasus Komparatif · Waste-to-Energy Indonesia Dua Kegagalan, Satu Pelajaran Kajian mendalam kegagalan PLTSa Benowo (Surabaya) dan PLTSa Putri Cempo (Surakarta) — dan apa yang harus berubah dalam pengelolaan sampah Indonesia. Diterbitkan April 2026 Kategori Waste-to-Energy · Studi Kasus…

  • Belajar dari Kegagalan PLTSa Putri Cempo Solo | CRE Insight CRE.id Insight Teknis Waste-to-Energy & Kebijakan Lingkungan Belajar dari Kegagalan PLTSa Putri Cempo Solo Mengapa Pemilihan Teknologi, Tata Kelola, dan Model Bisnis Menentukan Nasib Proyek Waste-to-Energy Diterbitkan April 2026 Kategori Waste-to-Energy · Kebijakan Oleh Tim Redaksi PT CRE Waktu Baca ±18 menit Catatan Redaksi —…

  • Enam Rasio Kelayakan PLTSa vs RDF: Panduan Teknis Lengkap untuk Engineer dan Investor | CRE Blog PT Centra Rekayasa Enviro Technical Reference — CRE Engineering Blog Panduan Teknis Analisis Lanjutan — PLTSa & RDF Enam Rasio KelayakanPLTSa vs RDF:Panduan Teknis Lengkap Enam indikator kuantitatif yang menentukan apakah kota Anda layak membangun PLTSa skala penuh, RDF…

  • WTE Readiness Index 2025: Bedah Data Kesiapan 10 Kota Indonesia Menuju Energi dari Sampah | CRE Blog PT Centra Rekayasa Enviro Research & Insights — CRE Blog Laporan Riset Sampah Watch Research Division × CRE — Oktober 2025 WTE Readiness Index 2025:Bedah Data Kesiapan 10 Kota IndonesiaMenuju Energi dari Sampah Analisis hybrid energi dan karbon…

  • FABA dari WTE: B3 atau Bukan? Peta Regulasi & Temuan Gray Area Tekstual PP 22/2021 | CRE Blog PT Centra Rekayasa Enviro Technical Blog — Regulatory Analysis ▲ Gray Area Tekstual Teridentifikasi dalam Lampiran XIV PP 22/2021 Analisis Regulasi Mendalam FABA dariWTE:B3 atau Bukan? Peta regulasi PP 22/2021, PermenLHK 06/2021 & 19/2021 — termasuk temuan…

  • Panduan Teknis Lengkap: PLTSa Berbasis Insinerasi Skala Besar di Indonesia | CRE Blog PT Centra Rekayasa Enviro Engineering Intelligence — Blog Diperbarui Maret 2026 Artikel Teknis Komprehensif Panduan Teknis Lengkap: PLTSa Berbasis Insinerasi Skala Besar di Indonesia Mencakup lesson learned kritis dari kegagalan PLTSa Benowo Surabaya, tahapan pembangunan, program analisis laboratorium, baku mutu emisi, dan…

  • Salah satu isu yang paling sering muncul dalam diskusi mengenai teknologi insinerator adalah potensi pembentukan dioksin dan furan. Kedua senyawa ini sering disebut sebagai polutan berbahaya yang dapat dihasilkan dari proses pembakaran limbah. Di Indonesia, isu ini juga menjadi perhatian serius dalam regulasi pengolahan limbah secara termal. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan mengatur batas…

  • Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi pengolahan sampah secara termal kembali menjadi topik penting dalam kebijakan pengelolaan sampah nasional. Pemerintah mendorong penggunaan teknologi insinerator sebagai salah satu solusi untuk mengurangi volume sampah yang terus meningkat di kota-kota besar. Melalui arahan terbaru Menteri Lingkungan Hidup kepada pemerintah daerah mengenai pengolahan sampah secara termal menggunakan insinerator, ditegaskan bahwa…

  • Kajian Regulasi, Teknologi Termal, dan Tantangan Implementasi Indonesia menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan limbah akibat pertumbuhan penduduk, urbanisasi, serta ekspansi sektor industri. Volume sampah domestik meningkat secara signifikan setiap tahun, sementara limbah bahan berbahaya dan beracun dari sektor industri, kesehatan, dan manufaktur juga terus bertambah. Salah satu teknologi yang digunakan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah…

  • Pendahuluan Permasalahan sampah di Indonesia telah mencapai tingkat yang sangat serius. Dengan pertumbuhan populasi perkotaan yang pesat, volume sampah meningkat jauh lebih cepat dibandingkan kapasitas sistem pengelolaan yang tersedia. Banyak kota di Indonesia masih bergantung pada metode landfill yang semakin sulit diterapkan karena keterbatasan lahan dan risiko pencemaran lingkungan. Dalam konteks tersebut, Kementerian Lingkungan Hidup…

  • Belajar dari Kegagalan PLTSa Benowo: Mengapa Indonesia Membutuhkan Sistem Pengelolaan Sampah Terdesentralisasi Pendahuluan PLTSa Benowo Surabaya sejak awal diposisikan sebagai simbol kemajuan teknologi pengelolaan sampah nasional. Dengan investasi lebih dari Rp 2 triliun dan kapasitas 1.600 ton per hari, proyek ini digadang sebagai solusi strategis pengurangan landfill dan penyedia energi terbarukan. Namun, realitas menunjukkan bahwa…

  • Penggunaan insinerator untuk pengelolaan sampah domestik semakin meningkat di banyak daerah. Namun, banyak unit insinerator—terutama tipe self-combustion seperti Motah, Satu Rasa, dan unit serupa—beroperasi tanpa dilengkapi teknologi pengendalian emisi (Air Pollution Control / APC). Tanpa APC, emisi yang dihasilkan berpotensi melampaui batas baku mutu yang ditetapkan pemerintah dan dapat membahayakan kesehatan masyarakat. Pemerintah Indonesia telah…

  • Bayangkan jika setiap bungkus mie instan yang kamu buang hari ini, besok bisa berubah jadi listrik yang menyalakan rumahmu sendiri. Kedengarannya seperti sihir? Bukan. Ini sudah mulai terjadi di beberapa kota di Indonesia. Tahun 2025 menjadi tahun penting bagi gerakan Waste-to-Energy (WTE) di Indonesia. Dalam laporan terbaru berjudul “Waste-to-Energy Readiness Index 2025: Analisis Hybrid Energi dan Karbon di…

  • Bandung, Oktober 2025 – Platform Sampah Watch, inisiatif digital hasil kolaborasi PT Centra Rekayasa Enviro (CRE) dengan mitra nasional, kini telah resmi memasuki dua jalur registrasi penting sekaligus: Sistem Registri Nasional (SRN) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan serta Validasi Verra VCS (Verified Carbon Standard) di tingkat internasional. Langkah ini menandai pencapaian besar bagi sistem digital…

  • 1. LATAR BELAKANG Indonesia menghasilkan lebih dari 56 juta ton sampah per tahun, dengan komposisi dominan organik 60% dan plastik 15% (KLHK, 2023). Hanya sekitar 39% yang dikelola secara layak, sementara sisanya berakhir di TPA yang umumnya masih berstatus open dumping, menghasilkan emisi metana (CH₄) dan lindi beracun. Untuk mengatasi krisis ini, pemerintah mengeluarkan Perpres No. 35 Tahun 2018 tentang Percepatan Pembangunan Instalasi Pengolah Sampah menjadi…

  • Pendahuluan Di tengah meningkatnya urgensi pengelolaan sampah dan transisi menuju energi bersih, proyek Waste-to-Energy (WtE) menjadi salah satu solusi yang paling sering diangkat. Pemerintah mendorong pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) di berbagai kota, sementara industri semen mulai melirik Refuse-Derived Fuel (RDF) sebagai bahan bakar alternatif pengganti batubara. Namun, di balik semangat ini, banyak proyek yang berpotensi tidak efisien karena perencanaannya…

  • Beberapa media belakangan ini menuliskan berita seolah-olah Menteri Lingkungan Hidup melarang insinerator dan mengharuskan uji emisi dengan 12 parameter penuh setiap saat. Narasi seperti ini menimbulkan kebingungan, padahal faktanya berbeda. Salah satu berita di CNN Indonesia menyebutkan berita sbb: https://www.cnnindonesia.com/nasional/20250926200838-20-1278231/menteri-lh-pengelolaan-sampah-sistem-pembakaran-incenerator-dilarang Apa yang Sebenarnya Berlaku? Berdasarkan arahan Menteri LHK, insinerator tidak dilarang selama memenuhi regulasi, yaitu:…

  • Oleh: PT Centra Rekayasa Enviro Pengelolaan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) tidak bisa dianggap remeh. Penanganan yang tidak tepat tidak hanya menimbulkan risiko lingkungan, tetapi juga mengancam kesehatan manusia. Gambar di atas menggambarkan alur pengelolaan limbah B3 dari hulu ke hilir, mulai dari proses pembangkitan limbah (waste generation) hingga pembuangan akhir di landfill yang…

  • Oleh: PT Centra Rekayasa Enviro Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan isu krusial dalam menjaga keberlanjutan lingkungan dan kesehatan masyarakat. Di Indonesia, proses pengelolaan limbah B3 memerlukan pengaturan yang ketat, salah satunya melalui mekanisme perizinan berlapis yang melibatkan berbagai level pemerintahan. Artikel ini akan membedah bagan “Perizinan Terkait Pengelolaan Limbah B3” sebagaimana diadaptasi…

  • Indonesia, sebagai negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia, juga menghadapi tantangan besar terkait pengelolaan sampah. Dengan populasi yang terus berkembang dan konsumsi yang semakin meningkat, isu sampah di Indonesia semakin mendesak untuk ditangani secara serius. Berikut adalah lima fakta penting tentang sampah di Indonesia yang perlu kita ketahui dan cermati bersama. 1. Indonesia…

  • Plastik dan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) merupakan dua jenis limbah yang berdampak signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan manusia. Tanpa pengelolaan yang tepat, limbah ini dapat mencemari tanah, air, dan udara, serta menimbulkan berbagai gangguan kesehatan. Oleh karena itu, dibutuhkan strategi pengelolaan yang efektif dan berkelanjutan agar dampaknya dapat diminimalkan, serta dapat dimanfaatkan kembali…

  • Di tengah krisis iklim dan kerusakan lingkungan yang semakin nyata, dunia industri menghadapi tantangan besar untuk bertransformasi. Salah satu solusi yang kini menjadi fokus global adalah pengembangan industri hijau—sebuah pendekatan yang mengedepankan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan. Apa Itu Industri Hijau? Industri hijau adalah konsep pembangunan industri yang menekankan pada efisiensi penggunaan sumber daya…

  • Di tengah permasalahan sampah yang semakin meningkat di berbagai belahan dunia, salah satu solusi inovatif yang tengah mendapat perhatian adalah Refuse-Derived Fuel (RDF). RDF merupakan bahan bakar alternatif yang dihasilkan dari sampah rumah tangga yang tidak dapat didaur ulang, dan memiliki potensi besar dalam membantu mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil sekaligus mengatasi tumpukan sampah…

  • Pengertian Insinerasi Insinerasi dinilai sebagai salah satu metode pengelolaan limbah B3 yang efektif. Insinerasi limbah B3 merupakan teknik pengolahan limbah B3 yang dapat memusnahkan komponen berbahaya dan beracun pada limbah dengan cara membakar menggunakan temperatur optimum sebesar 1400 – 1800 Fahrenheit. Tujuan dari metode Insinerasi limbah B3 yaitu mereduksi volume dan jumlah limbah B3 hingga…

  • Pengelolaan sampah kini menjadi prioritas nasional. Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN), pemerintah Indonesia menargetkan pengelolaan sampah sebesar 50% pada tahun 2025 dan 100% pada tahun 2029. Namun, per Maret 2024, data menunjukkan bahwa baru sekitar 39% sampah yang berhasil dikelola secara nasional. “Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden, target pengelolaan sampah nasional sebagaimana tertuang dalam…

  • Permasalahan sampah domestik di Indonesia telah mencapai tahap krisis, dengan produksi harian mencapai puluhan ribu ton yang tersebar di seluruh provinsi, kota, dan kabupaten. Banyak inisiatif besar telah dirancang, salah satunya proyek Waste-to-Energy (WTE) Legok Nangka di Jawa Barat, yang merupakan proyek strategis nasional. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa proyek-proyek WTE berskala besar memerlukan…

  • Pendahuluan Permasalahan sampah telah menjadi tantangan serius di berbagai wilayah di Indonesia. Sistem pengelolaan sampah konvensional yang berfokus pada pengumpulan dan pembuangan ke TPA terbukti tidak berkelanjutan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, pendekatan baru melalui ekonomi sirkuler (circular economy) menjadi alternatif strategis yang tidak hanya menyelesaikan masalah limbah, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru…

  • 📍 Apa Itu SATU RASA? SATU RASA adalah singkatan dari “Sampah Tuntas, Rakyat Senang”, sebuah nama yang merepresentasikan visi besar untuk menciptakan alat pengolahan sampah yang ramah lingkungan, mandiri energi, dan mudah diakses oleh komunitas di seluruh Indonesia. Didesain dan diproduksi oleh tim rekayasa dalam negeri, Insinerator SATU RASA menjawab tantangan krusial dalam pengelolaan residu…

  • Dalam menghadapi krisis sampah yang semakin kompleks, TPST X menjadi contoh transformasi nyata pengelolaan sampah berbasis Circular Economy, didukung oleh teknologi pembakaran tanpa listrik dan tanpa bahan bakar—Insinerator SATU RASA (Sampah Tuntas, Rakyat Senang). Pendekatan ini menekankan pada prinsip “sampah bukan akhir, tapi awal dari nilai baru”, dengan mengintegrasikan proses pemilahan, daur ulang, pemanfaatan residu,…

  • Pengelolaan limbah yang bertanggung jawab bukan hanya sebuah kebutuhan teknis, tetapi juga tanggung jawab moral kita terhadap generasi mendatang. Di tengah tantangan global seperti perubahan iklim, pencemaran lingkungan, dan peningkatan limbah, edukasi lingkungan memainkan peran penting dalam menciptakan kesadaran dan aksi nyata untuk menjaga bumi ini. Artikel ini membahas pentingnya edukasi lingkungan dalam mendorong pengelolaan…

  • Limbah B3 didefinisikan dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 22 Tahun 2021 sebagai limbah yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracun yang dapat merusak lingkungan hidup, kesehatan manusia, atau makhluk hidup lainnya. Limbah ini biasanya dihasilkan dari aktivitas industri, rumah sakit, pertambangan, dan laboratorium. Karakteristik Limbah B3: Contoh Limbah B3: Apa Itu Limbah Non-B3? Limbah non-B3 adalah…