Solusi Pengolahan Sampah Organik Berbasis Circular Economy
PT Centra Rekayasa Enviro menghadirkan teknologi Biodigester (Anaerobic Digestion) sebagai bagian dari solusi pengelolaan sampah terpadu yang berkelanjutan, melalui kolaborasi dengan OGB Engineering, perusahaan rekayasa lingkungan terkemuka asal Belanda dengan pengalaman lebih dari tiga dekade dalam pengembangan sistem pengolahan sampah kota dan regional.
Teknologi biodigester ini dirancang untuk mengolah fraksi organik dari sampah kota, sampah pasar, dan limbah organik lainnya secara biologis tanpa proses pembakaran, sehingga mampu menghasilkan energi terbarukan dalam bentuk biogas sekaligus menurunkan volume sampah secara signifikan.
Prinsip Kerja Biodigester OGB

Sistem biodigester OGB menggunakan proses anaerobic digestion berbasis reaktor plug-flow, di mana material organik diuraikan oleh mikroorganisme dalam kondisi tanpa oksigen. Proses ini menghasilkan:
- Biogas dengan kandungan metana tinggi sebagai sumber energi
- Digestate (residu biologis) yang dapat diolah lebih lanjut
- Penurunan emisi gas rumah kaca dibanding metode penimbunan atau pembakaran terbuka
Teknologi ini dirancang untuk beroperasi secara stabil, tertutup, dan terkendali, dengan sistem pengendalian bau dan pengolahan air lindi terintegrasi.
Keunggulan Teknologi Biodigester OGB

Teknologi biodigester yang dikembangkan OGB memiliki sejumlah keunggulan utama:
- Pengolahan Sampah Organik Tanpa Pembakaran
Seluruh proses berlangsung secara biologis, sehingga tidak menghasilkan emisi gas buang hasil pembakaran. - Produksi Energi Terbarukan
Biogas yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk pembangkit listrik (CHP), pemanas, atau kebutuhan energi internal fasilitas. - Mendukung Circular Economy
Sampah organik dikonversi menjadi energi dan material yang dapat dimanfaatkan kembali, bukan menjadi beban lingkungan. - Sistem Tertutup dan Ramah Lingkungan
Dilengkapi pengendalian bau, pengolahan lindi, dan desain fasilitas yang aman untuk lingkungan sekitar. - Cocok untuk Skala Kota dan Kawasan
Dirancang untuk kapasitas menengah hingga besar sebagai bagian dari fasilitas pengelolaan sampah terpadu.

Integrasi dalam Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu

Dalam pendekatan PT Centra Rekayasa Enviro, biodigester OGB tidak berdiri sendiri, melainkan diintegrasikan dengan sistem lain seperti:
- Mechanical–Biological Treatment (MBT) untuk pemilahan awal
- Material Recovery Facility (MRF) untuk daur ulang
- RDF dan co-processing industri
- Pengelolaan residu terkendali melalui insinerator ber-APC
Dengan pendekatan ini, biodigester berperan sebagai solusi utama untuk fraksi organik, sementara teknologi termal digunakan secara terbatas dan terkendali hanya untuk residu yang tidak dapat diproses secara biologis.

Komitmen CRE
Melalui kolaborasi dengan OGB Engineering, PT Centra Rekayasa Enviro berkomitmen menghadirkan teknologi biodigester berstandar internasional yang siap diimplementasikan di Indonesia, selaras dengan kebijakan lingkungan nasional, kebutuhan pemerintah daerah, serta prinsip keberlanjutan jangka panjang.
Teknologi ini menjadi bagian dari visi CRE dalam membangun sistem pengelolaan sampah modern yang efisien, ramah lingkungan, dan bertanggung jawab.
