Distilasi Oli Bekas

Mesin Distilasi Oli Bekas | PT Centra Rekayasa Enviro
★ Waste-to-Resource Technology ★

Mesin Distilasi Oli Bekas

Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System — mengubah limbah oli pelumas bekas menjadi alternative industrial fuel bernilai kalor tinggi melalui proses distilasi termal terkendali.

0 Ton/Hari Kapasitas
0% Recovery Rate
0 MJ/kg Nilai Kalor
0+ Tahun Pengalaman

Tentang Sistem Kami

Solusi pemulihan sumber daya berbasis distilasi termal terkendali yang dirancang untuk industri B3, migas, dan operator limbah skala menengah hingga besar.

Waste-to-Fuel Solution untuk Industri

Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System adalah sistem pemulihan limbah oli berbasis proses termal yang dirancang untuk mengolah oli pelumas bekas, waste oil, dan oily sludge tertentu menjadi alternative industrial fuel yang masih memiliki nilai kalor dan potensi pemanfaatan kembali dalam kegiatan operasional industri.

Sistem bekerja melalui proses pemanasan bertahap (controlled thermal heating), evaporasi fraksi hidrokarbon, kondensasi uap minyak, pemisahan impurity, serta recovery fraksi minyak tertentu untuk menghasilkan bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan kembali pada aplikasi burner, furnace, boiler, maupun thermal process tertentu.

  • Kapasitas desain ±4 hingga 6 ton per hari (expandable)
  • Sistem operasi semi-continuous atau batch sesuai kebutuhan
  • Multi-stage thermal evaporation & condensation
  • Vacuum distillation untuk meningkatkan kualitas recovery
  • Integrasi penuh dengan filtration unit dan incinerator
FEED TANK CONDENSER FUEL OIL

Proses Distilasi Termal

Klik salah satu tahap berikut untuk melihat detail proses dan parameter operasinya.

1
Feed Preparation
Pengumpulan & pre-treatment limbah oli bekas dari berbagai sumber.
2
Filtrasi & Dewatering
Multi-stage filtration untuk reduksi sludge, partikel, dan kandungan air.
3
Thermal Heating
Pemanasan terkendali di reactor untuk evaporasi fraksi hidrokarbon.
4
Vacuum Distillation
Distilasi vakum untuk pemisahan fraksi ringan dan berat secara presisi.
5
Kondensasi & Recovery
Pendinginan uap menjadi recovered fuel oil berkualitas industri.
6
Storage & Utilization
Penyimpanan & pemanfaatan recovered fuel untuk burner, boiler, furnace.

Tahap 1 — Feed Preparation & Pre-Treatment

Limbah oli bekas yang berasal dari kendaraan operasional, alat berat, workshop, genset, maupun sumber lainnya terlebih dahulu dikumpulkan dan dipersiapkan sebelum memasuki sistem thermal recovery. Pada tahap ini limbah oli dapat melalui proses filtrasi awal untuk mengurangi sludge dan partikel padat, memisahkan impurity tertentu, mengurangi kandungan air bebas, serta meningkatkan stabilitas proses recovery.

Sumber Feedstock
Multi-Source
Kapasitas Pengumpanan
±300 L/jam
Tahap
Pre-Treatment

Spesifikasi Teknis

Detail engineering parameter dan spesifikasi produk hasil recovery.

Komponen / ParameterSpesifikasi Umum
Nama SistemThermal Waste Oil Recovery & Distillation System
Fungsi UtamaRecovery limbah oli menjadi alternative industrial fuel
Jenis ProsesControlled Thermal Distillation & Hydrocarbon Recovery
Kapasitas Desain±4–6 ton/hari (expandable sesuai kebutuhan)
Jenis FeedstockUsed lubricating oil, waste oil, oily sludge, contaminated oil
Sistem OperasiSemi-continuous / batch process
Metode PemanasanIndirect thermal heating
Material ReactorCarbon steel / boiler plate steel
Sistem DistillationMulti-stage thermal evaporation & condensation
Sistem Pengendalian TekananVacuum / low pressure operation
Sumber Energi BurnerSolar industri / recovered fuel / LPG / fuel oil tertentu
Pendekatan SistemWaste-to-resource & circular energy utilization
Komponen UtamaFungsi
Feed TankPenampungan awal limbah oli
Pre-Treatment / Filtration UnitMengurangi sludge dan impurity awal
Thermal ReactorProses pemanasan dan evaporasi hidrokarbon
Burner SystemSumber panas proses distillation
Distillation ChamberPemisahan fraksi hidrokarbon
Condenser UnitPendinginan dan kondensasi oil vapor
Cooling SystemMenjaga kestabilan temperatur sistem
Oil Storage TankPenyimpanan recovered fuel
Vacuum SystemMenjaga stabilitas tekanan operasi
Gas Handling SystemPengelolaan non-condensable gas
Sludge Discharge SystemPengeluaran residu/sludge
Electrical Control PanelPengendalian sistem operasi
Instrumentation SystemMonitoring temperatur dan tekanan
ParameterSatuanTypical ValueReferensi
PenampakanCairan kuning muda hingga coklat terangVisual
Densitas @15°Ckg/m³820 – 860ASTM D4052
Viskositas Kinematik @40°Cmm²/s (cSt)2,0 – 4,5ASTM D445
Flash Point (Closed Cup)°C≥ 60ASTM D93
Pour Point°C-5 hingga -15ASTM D97
Kandungan Sulfur% wt≤ 0,5ASTM D4294
Nilai Cetane (Estimasi)45 – 50Estimasi hasil upgrading
Nilai Kalor BersihMJ/kg41 – 43Mendekati fuel oil industri
Kandungan Air% vol≤ 0,05ASTM D95
Kandungan Abu% wt≤ 0,01ASTM D482
Carbon Residue (Conradson)% wt≤ 0,15ASTM D189
Rentang Distilasi (IBP–FBP)°C180 – 360ASTM D86
Oxidation Stabilityjam≥ 20Estimasi operasional

Kalkulator Recovery Potential

Estimasi potensi recovery, penghematan biaya disposal, dan nilai bahan bakar alternatif yang dapat dihasilkan sistem distilasi oli bekas CRE. Atur parameter sesuai kondisi operasional Anda.

◆ Parameter Operasional

Total limbah oli bekas dari kendaraan, alat berat, genset, workshop, dll.
75%
Tipikal: 70–80% untuk feedstock dengan kontaminasi sedang.
Biaya pengiriman ke pengelola limbah B3 berizin.
Harga acuan solar industri / MFO untuk benchmark nilai recovered fuel.
16 jam
Single shift = 8 jam, Two shifts = 16 jam, Continuous = 24 jam.

◆ Hasil Estimasi

Recovered Fuel Oil per Bulan 45,000 L
Penghematan Biaya Disposal/Bulan Rp 210.000.000
Nilai Recovered Fuel/Bulan Rp 495.000.000
Total Benefit per Bulan Rp 705.000.000
Total Benefit per Tahun Rp 8,46 Miliar
Estimasi Reduksi CO₂ 119 ton/bulan

* Estimasi bersifat indikatif. Hasil aktual bergantung pada karakteristik feedstock, konfigurasi sistem, dan kondisi operasional spesifik. Hubungi tim engineering CRE untuk perhitungan detail berbasis sample analysis.

Sektor Aplikasi

Recovered fuel hasil sistem ini dirancang sebagai alternative industrial fuel untuk berbagai sektor industri.

Operator Limbah B3
Pengelola limbah berlisensi yang ingin meningkatkan nilai ekonomi dari pengolahan oli bekas.
Industri Kilang & Migas
Recovery oily sludge dan drilling waste untuk pemanfaatan internal sebagai fuel substitute.
🏭
Pabrik Semen & Keramik
Substitusi bahan bakar boiler dan kiln untuk efisiensi biaya energi operasional.
Genset & Heavy Machinery
Pemanfaatan recovered fuel untuk genset cadangan dan thermal process tertentu.
Workshop & Fleet Operator
Perusahaan dengan armada kendaraan dan alat berat yang menghasilkan oli bekas dalam volume besar.
Refinery Independen
Independent processor yang fokus pada produksi non-standard diesel dan fuel oil industri.

Keunggulan Sistem

Mengapa Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System dari CRE menjadi pilihan strategis.

01

Resource Recovery

Mengubah limbah oli menjadi sumber energi alternatif yang masih memiliki nilai guna industri.

02

Pengurangan Disposal Cost

Mengurangi volume limbah oli yang harus dikelola sebagai limbah B3 akhir secara signifikan.

03

Efisiensi Energi

Membuka peluang pemanfaatan kembali recovered fuel untuk burner dan thermal process tertentu.

04

Mendukung Circular Economy

Mendorong pemanfaatan kembali sumber daya melalui pendekatan waste-to-resource management.

05

Fleksibilitas Sistem

Konfigurasi sistem dapat disesuaikan dengan karakteristik feedstock dan kebutuhan operasional fasilitas.

06

Potensi Integrasi Internal

Dapat diintegrasikan dengan sistem insinerator maupun thermal process lainnya untuk efisiensi operasional total.

07

Desain Modular & Skid-Mounted

Instalasi cepat dan mudah dikembangkan kapasitasnya sesuai kebutuhan operasional di masa mendatang.

08

Fully Enclosed System

Sistem tertutup dengan emisi minimal dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku.

Kepatuhan Regulasi

Sesuai Standar Nasional Indonesia

Desain sistem ini telah disusun sepenuhnya patuh dan selaras dengan kerangka regulasi nasional di Indonesia, khususnya yang mengatur pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah B3.

  • PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
  • PermenLHK No. 06 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3
  • SNI 14034:2017 Manajemen Lingkungan — Verifikasi Teknologi Lingkungan
  • Registrasi Teknologi Ramah Lingkungan KLHK untuk teknologi insinerator dan WWTP

CRE akan mendukung perusahaan dalam penyusunan dokumen teknis pendukung, termasuk penyesuaian Pertek dan pendampingan penyusunan ANDAL bersama konsultan yang ditunjuk.

ISO 9001:2015

Quality Management System

ISO 14001:2015

Environmental Management

ISO 45001:2018

Occupational H&S Management

APII 103

Member Indonesian Incinerator Mfr.

IPALINDO DP/206

Member IPAL Indonesia

Tek. Ramah Lingkungan

Registrasi KLHK 020/TRL/Reg-2

Siap Memulai Project Anda?

Diskusikan kebutuhan spesifik fasilitas Anda dengan tim engineering CRE. Kami menyediakan survey lapangan, kajian teknis awal, dan proposal customized sesuai karakteristik feedstock dan kapasitas yang Anda butuhkan.