Mesin Distilasi Oli Bekas
Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System — mengubah limbah oli pelumas bekas menjadi alternative industrial fuel bernilai kalor tinggi melalui proses distilasi termal terkendali.
Tentang Sistem Kami
Solusi pemulihan sumber daya berbasis distilasi termal terkendali yang dirancang untuk industri B3, migas, dan operator limbah skala menengah hingga besar.
Waste-to-Fuel Solution untuk Industri
Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System adalah sistem pemulihan limbah oli berbasis proses termal yang dirancang untuk mengolah oli pelumas bekas, waste oil, dan oily sludge tertentu menjadi alternative industrial fuel yang masih memiliki nilai kalor dan potensi pemanfaatan kembali dalam kegiatan operasional industri.
Sistem bekerja melalui proses pemanasan bertahap (controlled thermal heating), evaporasi fraksi hidrokarbon, kondensasi uap minyak, pemisahan impurity, serta recovery fraksi minyak tertentu untuk menghasilkan bahan bakar alternatif yang dapat dimanfaatkan kembali pada aplikasi burner, furnace, boiler, maupun thermal process tertentu.
- Kapasitas desain ±4 hingga 6 ton per hari (expandable)
- Sistem operasi semi-continuous atau batch sesuai kebutuhan
- Multi-stage thermal evaporation & condensation
- Vacuum distillation untuk meningkatkan kualitas recovery
- Integrasi penuh dengan filtration unit dan incinerator
Proses Distilasi Termal
Klik salah satu tahap berikut untuk melihat detail proses dan parameter operasinya.
Tahap 1 — Feed Preparation & Pre-Treatment
Limbah oli bekas yang berasal dari kendaraan operasional, alat berat, workshop, genset, maupun sumber lainnya terlebih dahulu dikumpulkan dan dipersiapkan sebelum memasuki sistem thermal recovery. Pada tahap ini limbah oli dapat melalui proses filtrasi awal untuk mengurangi sludge dan partikel padat, memisahkan impurity tertentu, mengurangi kandungan air bebas, serta meningkatkan stabilitas proses recovery.
Spesifikasi Teknis
Detail engineering parameter dan spesifikasi produk hasil recovery.
| Komponen / Parameter | Spesifikasi Umum |
|---|---|
| Nama Sistem | Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System |
| Fungsi Utama | Recovery limbah oli menjadi alternative industrial fuel |
| Jenis Proses | Controlled Thermal Distillation & Hydrocarbon Recovery |
| Kapasitas Desain | ±4–6 ton/hari (expandable sesuai kebutuhan) |
| Jenis Feedstock | Used lubricating oil, waste oil, oily sludge, contaminated oil |
| Sistem Operasi | Semi-continuous / batch process |
| Metode Pemanasan | Indirect thermal heating |
| Material Reactor | Carbon steel / boiler plate steel |
| Sistem Distillation | Multi-stage thermal evaporation & condensation |
| Sistem Pengendalian Tekanan | Vacuum / low pressure operation |
| Sumber Energi Burner | Solar industri / recovered fuel / LPG / fuel oil tertentu |
| Pendekatan Sistem | Waste-to-resource & circular energy utilization |
| Komponen Utama | Fungsi |
|---|---|
| Feed Tank | Penampungan awal limbah oli |
| Pre-Treatment / Filtration Unit | Mengurangi sludge dan impurity awal |
| Thermal Reactor | Proses pemanasan dan evaporasi hidrokarbon |
| Burner System | Sumber panas proses distillation |
| Distillation Chamber | Pemisahan fraksi hidrokarbon |
| Condenser Unit | Pendinginan dan kondensasi oil vapor |
| Cooling System | Menjaga kestabilan temperatur sistem |
| Oil Storage Tank | Penyimpanan recovered fuel |
| Vacuum System | Menjaga stabilitas tekanan operasi |
| Gas Handling System | Pengelolaan non-condensable gas |
| Sludge Discharge System | Pengeluaran residu/sludge |
| Electrical Control Panel | Pengendalian sistem operasi |
| Instrumentation System | Monitoring temperatur dan tekanan |
| Parameter | Satuan | Typical Value | Referensi |
|---|---|---|---|
| Penampakan | — | Cairan kuning muda hingga coklat terang | Visual |
| Densitas @15°C | kg/m³ | 820 – 860 | ASTM D4052 |
| Viskositas Kinematik @40°C | mm²/s (cSt) | 2,0 – 4,5 | ASTM D445 |
| Flash Point (Closed Cup) | °C | ≥ 60 | ASTM D93 |
| Pour Point | °C | -5 hingga -15 | ASTM D97 |
| Kandungan Sulfur | % wt | ≤ 0,5 | ASTM D4294 |
| Nilai Cetane (Estimasi) | — | 45 – 50 | Estimasi hasil upgrading |
| Nilai Kalor Bersih | MJ/kg | 41 – 43 | Mendekati fuel oil industri |
| Kandungan Air | % vol | ≤ 0,05 | ASTM D95 |
| Kandungan Abu | % wt | ≤ 0,01 | ASTM D482 |
| Carbon Residue (Conradson) | % wt | ≤ 0,15 | ASTM D189 |
| Rentang Distilasi (IBP–FBP) | °C | 180 – 360 | ASTM D86 |
| Oxidation Stability | jam | ≥ 20 | Estimasi operasional |
Kalkulator Recovery Potential
Estimasi potensi recovery, penghematan biaya disposal, dan nilai bahan bakar alternatif yang dapat dihasilkan sistem distilasi oli bekas CRE. Atur parameter sesuai kondisi operasional Anda.
◆ Parameter Operasional
◆ Hasil Estimasi
* Estimasi bersifat indikatif. Hasil aktual bergantung pada karakteristik feedstock, konfigurasi sistem, dan kondisi operasional spesifik. Hubungi tim engineering CRE untuk perhitungan detail berbasis sample analysis.
Sektor Aplikasi
Recovered fuel hasil sistem ini dirancang sebagai alternative industrial fuel untuk berbagai sektor industri.
Keunggulan Sistem
Mengapa Thermal Waste Oil Recovery & Distillation System dari CRE menjadi pilihan strategis.
Resource Recovery
Mengubah limbah oli menjadi sumber energi alternatif yang masih memiliki nilai guna industri.
Pengurangan Disposal Cost
Mengurangi volume limbah oli yang harus dikelola sebagai limbah B3 akhir secara signifikan.
Efisiensi Energi
Membuka peluang pemanfaatan kembali recovered fuel untuk burner dan thermal process tertentu.
Mendukung Circular Economy
Mendorong pemanfaatan kembali sumber daya melalui pendekatan waste-to-resource management.
Fleksibilitas Sistem
Konfigurasi sistem dapat disesuaikan dengan karakteristik feedstock dan kebutuhan operasional fasilitas.
Potensi Integrasi Internal
Dapat diintegrasikan dengan sistem insinerator maupun thermal process lainnya untuk efisiensi operasional total.
Desain Modular & Skid-Mounted
Instalasi cepat dan mudah dikembangkan kapasitasnya sesuai kebutuhan operasional di masa mendatang.
Fully Enclosed System
Sistem tertutup dengan emisi minimal dan kepatuhan terhadap regulasi lingkungan yang berlaku.
Kepatuhan Regulasi
Sesuai Standar Nasional Indonesia
Desain sistem ini telah disusun sepenuhnya patuh dan selaras dengan kerangka regulasi nasional di Indonesia, khususnya yang mengatur pengendalian pencemaran udara dan pengelolaan limbah B3.
- PP No. 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup
- PermenLHK No. 06 Tahun 2021 tentang Tata Cara dan Persyaratan Pengelolaan Limbah B3
- SNI 14034:2017 Manajemen Lingkungan — Verifikasi Teknologi Lingkungan
- Registrasi Teknologi Ramah Lingkungan KLHK untuk teknologi insinerator dan WWTP
CRE akan mendukung perusahaan dalam penyusunan dokumen teknis pendukung, termasuk penyesuaian Pertek dan pendampingan penyusunan ANDAL bersama konsultan yang ditunjuk.
ISO 9001:2015
Quality Management System
ISO 14001:2015
Environmental Management
ISO 45001:2018
Occupational H&S Management
APII 103
Member Indonesian Incinerator Mfr.
IPALINDO DP/206
Member IPAL Indonesia
Tek. Ramah Lingkungan
Registrasi KLHK 020/TRL/Reg-2
Siap Memulai Project Anda?
Diskusikan kebutuhan spesifik fasilitas Anda dengan tim engineering CRE. Kami menyediakan survey lapangan, kajian teknis awal, dan proposal customized sesuai karakteristik feedstock dan kapasitas yang Anda butuhkan.
