Pirolisis untuk Limbah Hidrokarbon, Sampah Plastik, Sludge Oli, Pelumas Bekas, Ban Bekas Dua Platform Teknologi, Satu Mitra di Indonesia
CRE menghadirkan dua platform teknologi pirolisis terverifikasi untuk mengubah oil sludge, pelumas bekas, ban bekas, dan limbah sampah plastik menjadi pyrolysis oil, carbon black, dan sumber energi bernilai ekonomi. Pilih konfigurasi yang sesuai dengan skala, jenis feedstock, dan strategi investasi Anda.
Tantangan Limbah Hidrokarbon
Mengapa pendekatan thermal decomposition menjadi solusi unggul untuk limbah dengan sifat recalcitrant.
Beban Hidrokarbon yang Tidak Terolah
Oil sludge adalah salah satu limbah paling signifikan dari industri petroleum — campuran kompleks petroleum hydrocarbons (PHCs), air, logam berat, dan partikel padat yang dihasilkan dari ekstraksi, produksi, transportasi, penyimpanan, dan refining crude oil.
Metode konvensional seperti dumping, land-filling, open-air spreading, insinerasi biasa, oksidasi, stabilisasi, dan thermal desorption memiliki keterbatasan signifikan — tidak mampu mereduksi konstituen berbahaya secara tuntas, ditambah biaya capital dan maintenance yang tinggi.
Regulasi lingkungan yang semakin ketat membatasi opsi disposal yang tidak proper, sementara sifat recalcitrant dari oily sludge dan biaya pengolahan yang tinggi menjadi penghalang adopsi metode yang environmentally compliant.
- Karakteristik B3 dengan ancaman terhadap lingkungan dan kesehatan
- Regulasi PP 22/2021 dan PermenLHK 6/2021 di Indonesia
- Reduksi biaya melalui recovery energi dan material
- Sirkular ekonomi melalui konversi limbah menjadi resource
Apa Itu Pirolisis
Thermal Decomposition dalam Atmosfir Inert (Oxygen-free)
Pirolisis adalah proses dekomposisi termal material pada temperatur tinggi dalam atmosfir inert tanpa oksigen. Berbeda dengan insinerasi yang membakar limbah, pirolisis memecah ikatan kimia tanpa oksidasi — menghasilkan perubahan komposisi kimia yang irreversible.
Ketika oil sludge atau material hidrokarbon diolah melalui pirolisis, oil ter-recovery dari padatan dan residu dilepaskan dalam kondisi terkendali. Pyrolysis oil yang dihasilkan dapat diproses lanjut menjadi alternative energy dan bahan baku industri, menciptakan loop sirkular ekonomi dari limbah B3 yang sebelumnya hanya dapat dibuang.
Rentang temperatur operasi umumnya berada pada 350–600°C tergantung jenis feedstock, desain reaktor, dan target produk. Suhu rendah cenderung memaksimalkan yield oil dari sludge/used oil; suhu lebih tinggi diperlukan untuk cracking penuh ban dan plastik.
Dua Platform Teknologi
Dua pendekatan pirolisis berbeda, keduanya tersedia melalui CRE dengan dukungan engineering, instalasi, dan after-sales lokal. Pilih tab untuk melihat detail masing-masing.
Rotary Kiln Continuous Oxygen-free Pyrolysis
Platform pirolisis kontinyu berbasis rotary kiln horizontal dengan hot air indirect heating. Diposisikan untuk fasilitas pengolahan B3 berlisensi, oilfield service, dan operator volume besar yang membutuhkan throughput tinggi dan operasi non-stop.
Catatan: seluruh angka berikut bersumber dari materi resmi Vary Tech. Spesifikasi final mengikuti konfigurasi proyek dan hasil sample analysis.
- Dynamic Oil/Gas Sealing — leakage coefficient mendekati 0 (keunggulan inti Vary Tech)
- Konstruksi reaktor: inner cylinder 310S, outer carbon steel berlapis refractory; pemanasan flue gas indirect
- Anti-caking internal components untuk mencegah penggumpalan material di reaktor
- Enhanced heat transfer melalui heat carrier circulation — efisiensi energi tinggi
- Floating inner wall coke-cleaning untuk operasi kontinyu tanpa berhenti membersihkan kerak
- Combustible gas recycling untuk pemanasan reaktor (self-fuel operation)
- Proteksi keselamatan: nitrogen purging, interlock O2/tekanan, pressure relief, deteksi gas
- Compatible: oil sludge, drill cuttings, ban/karet, plastik (PE/PP/PS/ABS), sludge, limbah B3
Diagram Alur Proses — Vary Tech
Teknologi Inti Proprietary
Proyek Terpasang (Referensi)
CracKing™ — Low-Temperature Polymer Cracking
GGenTec mengolah limbah polimer (plastik dan ban) menjadi recycled oil dan recycled raw material melalui proses cracking polimer otomatis bersuhu rendah. Diposisikan berbeda dari pirolisis konvensional — bekerja jauh di bawah suhu pirolisis biasa untuk menekan gas berbahaya dan residu.
CracKing™ menggabungkan tiga pendekatan sekaligus: solusi mekanis, proses, dan kimia (composite decomposition). Hasilnya proses lebih sederhana, kontinyu, dan — menurut data GGenTec — yield oil yang tinggi. Angka yield di bawah adalah klaim pabrikan dan sebaiknya dikonfirmasi dengan uji feedstock aktual.
- CracKing™ composite decomposition — kombinasi solusi mekanis, proses, dan kimia
- Suhu operasi rendah (di bawah ~350°C) — klaim zero hazardous gases dan residu mendekati nol
- Waktu proses singkat: ~3 jam (plastik), ~4 jam (ban)
- Yield oil tinggi menurut data GGenTec: plastik s/d 98%, ban ~65% oil + ~30% char (perlu verifikasi uji)
- Produk: recycled oil (rCO) dan recycled carbon black (rCB)
- Kondensasi multi-stage (3-tahap shell & tube) + recovery vacuum-assisted · pendinginan chilled water
- Proses sederhana, produksi kontinyu, tanpa fasilitas pemurnian limbah sekunder
- Tiga tipe plant: Mobility Modular, In-Line Continuous, dan 100t Semi-Automated
- Sertifikasi dalam proses: ISCC PLUS, ISO, K-EU Green · verifikasi lapangan Hanbat University
Diagram Alur Proses — GGenTec
Alur tipikal: feed polimer → reaktor cracking suhu rendah (1st & 2nd reactor, horizontal STS304) → reflux drum → kondensasi bertingkat (3-stage shell & tube) → recovery recycled oil → non-condensable gas. P&ID detail tersedia dari prinsipal.
Verifikasi & Referensi GGenTec
Perbandingan Cepat
Ringkasan untuk membantu buyer memilih. Kedua kolom diisi dari data teknis pabrikan.
| Parameter | Vary Tech (China) | GGenTec (Korea) |
|---|---|---|
| Negara asal | China (Hunan) | Korea Selatan |
| Teknologi inti | Rotary kiln oxygen-free pyrolysis | CracKing™ (low-temp polymer cracking) |
| Tipe reaktor | Rotary kiln horizontal, hot air indirect heating | Horizontal 2-stage (STS304) + reflux drum |
| Mode operasi | Kontinyu 24/7 (juga tersedia varian batch) | Kontinyu / modular |
| Rentang suhu | 350–600°C | ~250–380°C (di bawah ~350°C umum) |
| Waktu proses | Kontinyu (residence time per desain) | ~3 jam (plastik), ~4 jam (ban) |
| Kapasitas per unit | s/d 150 ton/hari | s/d 100 ton/hari |
| Keunggulan inti | Dynamic sealing, anti-caking, heat carrier circulation | Low-temp cracking, yield oil tinggi, residu mendekati nol |
| Fokus feedstock | Oil sludge, drill cuttings, ban, plastik, B3 | Plastik & ban (polimer) |
| Verifikasi/referensi | Banyak referensi di China (oil sludge, tire, hazardous waste) | Verifikasi lab/lapangan (Hanbat Univ. + global tire co.); produksi komersial dimulai |
| Sertifikasi peralatan | ISO 9001 / 14001 / 45001 | ISO; ISCC PLUS & K-EU Green (dalam proses) |
| Posisi nilai | Throughput tinggi, skala industri, feedstock kotor/campuran | Suhu rendah & yield/kualitas oil tinggi untuk feedstock polimer bersih |
| Dukungan di Indonesia | EPC, instalasi, commissioning, training, after-sales oleh CRE | EPC, instalasi, commissioning, training, after-sales oleh CRE |
Pilih Vary Tech bila…
Volume besar dan feedstock kotor/campuran — oil sludge, drill cuttings, limbah B3, ban, plastik tercampur — dengan kebutuhan throughput tinggi dan operasi kontinyu skala industri.
Pilih GGenTec bila…
Feedstock polimer relatif bersih (plastik atau ban) di mana yield dan kualitas oil menjadi prioritas, dengan keunggulan suhu proses rendah, deployment modular, dan output rCO/rCB.
Tabel ini bersifat indikatif untuk pembanding awal. Angka final mengikuti konfigurasi proyek dan hasil sample analysis feedstock. Angka yield GGenTec adalah klaim pabrikan yang sebaiknya diverifikasi dengan uji feedstock aktual.
Multi-Feedstock Compatibility
Lima kategori feedstock yang dapat ditangani teknologi pirolisis. Yield profile bersifat tipikal dan bergantung pada teknologi serta karakteristik feedstock.
Oil Sludge & Drilling Waste
Aplikasi utama — mengolah sludge dari industri petroleum (ekstraksi, produksi, transportasi, penyimpanan, refining). Karakter B3 dengan kompleksitas PHCs, air, logam berat, dan partikel padat.
Spesifikasi acceptable input tipikal: oil sludge dengan moisture dan solids dalam rentang yang dapat di-pretreat. Untuk feedstock di luar range, dewatering atau homogenisasi dapat ditambahkan.
Pelumas Bekas & Used Engine Oil
Solusi untuk pelumas bekas yang sudah tidak ekonomis untuk re-refining konvensional. Yield pyrolysis oil cenderung tertinggi dari semua feedstock, tergantung kondisi awal.
Compatible dengan used engine oil, gear oil, hydraulic oil, transmission oil, dan oli industri lainnya. Output dapat di-refined lebih lanjut menjadi non-standard diesel untuk genset, kapal, atau heavy duty machinery.
Ban Bekas (Waste Tires)
Aplikasi klasik teknologi pirolisis. Tergantung konfigurasi, feeding dapat menerima potongan atau powder. Output unik: pyrolysis oil, carbon black, steel wire, dan combustible gas.
Carbon black dari ban dapat di-reprocessed menjadi fortifier rubber industry; steel wire dijual sebagai scrap metal; gas di-recycle untuk pemanasan reaktor.
Limbah Plastik (Mixed Plastic Waste)
Solusi untuk plastik non-recyclable atau terkontaminasi yang tidak dapat diproses melalui mechanical recycling. Pirolisis mengkonversi rantai polymer menjadi short-chain hydrocarbons sebagai bahan baku industri.
Pyrolysis oil dari plastik memiliki nilai kalor tinggi, dapat digunakan langsung di ceramic/cement/steel factory atau di-refined menjadi non-standard diesel hingga (pada jalur lanjutan) feedstock petrokimia.
Limbah Medis & B3 Padat
Dapat dikonfigurasi untuk pengolahan limbah medis padat sebagai alternatif insinerasi konvensional. Atmosfir inert memberikan kontrol emisi yang lebih baik untuk komponen organik halogenated.
Aplikasi memerlukan customization spesifik termasuk feed pretreatment, additional emission control untuk dioxin/furan management, dan compliance dengan PermenLHK No. 56/2015 untuk fasilitas kesehatan.
Yield profile adalah estimasi tipikal lintas teknologi. Hasil aktual bergantung pada teknologi yang dipilih, karakteristik feedstock, kondisi operasi, dan konfigurasi sistem. Konsultasi tim teknis untuk perhitungan akurat berdasarkan sample analysis.
Empat Output Bernilai
Setiap proses pirolisis menghasilkan stream output dengan pathway monetisasi yang berbeda.
- Industrial fuel
- Burner ceramic/cement/steel factory
- Refined menjadi non-standard diesel
- Boiler & thermal process
- Heavy oil generator
- Briquettes sebagai fuel
- Fortifier rubber industry
- Filler plastik/polymer
- Color master batch
- Aktivasi menjadi activated carbon
- Dijual sebagai scrap metal
- Re-melting di smelter
- Bahan baku industri baja
- Recycling sirkular ekonomi
- Self-recycle untuk heating reactor
- Penghematan diesel/LPG
- Circular energy utilization
- Self-sufficient operation
Foto Produk Output
Kalkulator Recovery Potential
Estimasi yield output dan potensi nilai dari proses pirolisis berdasarkan jenis feedstock dan volume operasional. Bersifat indikatif dan tidak terikat pada satu teknologi tertentu.
Parameter Operasional
Hasil Estimasi
Estimasi bersifat indikatif berdasarkan yield tipikal dan asumsi harga pasar. Angka “Substitusi Solar Fosil” mengasumsikan pyrolysis oil menggantikan solar industri secara setara volume; ini bukan klaim carbon-neutral karena karbon dari sludge/plastik berasal dari fosil. Hasil aktual bergantung pada teknologi yang dipilih, kualitas feedstock, kondisi operasi, kontrak offtaker, dan kondisi pasar. CAPEX tidak ditampilkan di sini — hubungi tim CRE untuk penawaran investasi yang akurat sesuai konfigurasi.
Standar & Kepatuhan
Dipisahkan antara sertifikat peralatan (dimiliki pabrikan) dan konteks regulasi Indonesia (kewajiban yang dipenuhi saat operasi).
Sertifikat Peralatan
ISO 9001
Quality Mgmt · Vary Tech
ISO 14001
Environmental · Vary Tech
ISO 45001
OH&S · Vary Tech
ISCC PLUS
Circular Carbon · GGenTec (proses)
Sertifikat ISO Vary Tech bersumber dari materi resmi pabrikan. Sertifikat GGenTec (ISCC PLUS, ISO, K-EU Green) dalam proses; verifikasi lapangan oleh Hanbat University.
Konteks Regulasi Indonesia
PP 22/2021
Pengelolaan Lingkungan
PermenLHK 6/2021
Pengelolaan Limbah B3
PermenLHK 56/2015
Limbah Fasyankes
Perizinan KLHK
Pendampingan oleh CRE
Ini adalah regulasi yang wajib dipatuhi operasi pirolisis di Indonesia, bukan sertifikat peralatan. CRE menyediakan pendampingan perizinan dan compliance reporting.
Diskusikan Project Pirolisis Anda
Setiap aplikasi pirolisis memerlukan konfigurasi yang disesuaikan dengan karakteristik feedstock, volume operasional, dan target output. Tim engineering CRE membantu memilih platform yang tepat (Vary Tech atau GGenTec), menyediakan sample analysis, feasibility study, dan proposal customized.
PT Centra Rekayasa Enviro · Jl. Gempol Sari 340, Cijerah, Bandung Kulon, Jawa Barat 40215
Layanan: Solution design · Technical & financial proposal · Installation & commissioning · Operator training · Lifetime technical support
