Low Temperature Sludge Dryer

Energy-Efficient Sludge Drying Solution | Solusi Pengeringan Lumpur Hemat Energi dan Minim Emisi

Mengurangi kadar air lumpur dari 80% menjadi hingga 10–30% moisture content secara efisien, tertutup, dan ramah lingkungan.

Mengapa Sludge Drying Penting?

Setiap instalasi pengolahan air limbah menghasilkan lumpur dengan kadar air tinggi (70–85%). Volume dan berat lumpur yang besar menyebabkan:

  • Biaya transportasi tinggi
  • Biaya landfill meningkat
  • Kesulitan pemanfaatan energi
  • Risiko bau dan pencemaran

Tanpa pengeringan, 1 ton sludge basah dapat membutuhkan hingga 4–5 kali lipat biaya logistik dibanding sludge kering.

Low Temperature Sludge Dryer adalah solusi untuk mengurangi volume hingga 70% dan berat hingga 80%.

TEKNOLOGI YANG DIGUNAKAN

Prinsip Kerja Low Temperature Drying

Sistem ini bekerja dengan kombinasi:

  • Belt-type dehumidification system
  • Closed-loop heat pump technology
  • Energy recovery cycle
  • Kontrol otomatis berbasis PLC

Lumpur dengan MC 60–80% dialirkan ke dalam ruang tertutup dan dikeringkan pada suhu rendah (40–75°C). Uap air dikondensasikan dan dipisahkan tanpa emisi terbuka ke atmosfer.

Keunggulan utama sistem:

  • Tidak memerlukan bahan bakar tambahan
  • Tidak ada pembakaran langsung
  • Tidak ada risiko ledakan debu
  • Tidak menghasilkan secondary pollution

SPESIFIKASI TEKNIS UMUM

Rentang Kapasitas: 5 – 50 ton/hari (sludge basah)

Moisture Content:
Input: 60–80%
Output: 10–30% (70–90% total solids, adjustable)

Konsumsi Energi:
±160 kWh/ton (dari 80% ke 30% MC)

Suhu Operasi: 40–75°C (closed system)

Sistem Kontrol: PLC + Touchscreen HMI

Material: Struktur anti-korosi S/S dan desain modular

KEUNGGULAN SISTEM

Energy Efficient
Menggunakan heat pump dan recovery cycle untuk menghemat hingga 50% energi dibanding sistem pengeringan konvensional.

Closed Loop & Odor Control
Desain tertutup meminimalkan bau dan tidak membutuhkan cerobong tinggi.

Low Operating Temperature
Tidak merusak struktur kimia sludge dan aman untuk sludge B3 maupun non-B3.

Modular Design
Dapat diinstal indoor maupun outdoor dengan footprint minimal.

Minim Operator
Dapat beroperasi otomatis 24/7 dengan intervensi minimal.

Umur Operasi Panjang
Material anti-korosi dan desain industrial duty.

APLIKASI INDUSTRI

Sistem ini telah diterapkan untuk:

  • WWTP municipal
  • Industri tekstil
  • Industri kimia
  • Farmasi
  • Pulp & paper
  • Automotive
  • Electroplating
  • Industri makanan

PERBANDINGAN DENGAN SISTEM THERMAL

Low Temperature Dryer cocok untuk:

  • Kapasitas kecil hingga menengah
  • Area perkotaan dengan keterbatasan emisi
  • Instalasi indoor
  • Perusahaan dengan keterbatasan bahan bakar
  • Fokus pengurangan biaya transportasi

Untuk kapasitas besar >50 ton/hari atau kebutuhan integrasi insinerasi, CRE juga menyediakan solusi Thermal Sludge Drying System.

Pelajari Thermal Sludge Dryer CRE DISINI

MANFAAT FINANSIAL

Pengurangan volume hingga 70%
Pengurangan berat hingga 80%
Penghematan biaya transportasi
Pengurangan biaya landfill
Peningkatan potensi co-processing / RDF

Estimasi payback period:
2–4 tahun (tergantung tarif listrik & biaya disposal)

LAYANAN CRE

PT Centra Rekayasa Enviro menyediakan:

  • Site assessment
  • Uji laboratorium sludge
  • Basic Engineering Design
  • Supply & installation
  • Commissioning
  • After-sales support

Kami tidak hanya menjual mesin, tetapi memberikan solusi terintegrasi berbasis kebutuhan teknis dan regulasi Indonesia.

Butuh solusi pengeringan lumpur yang hemat energi dan ramah lingkungan?

Hubungi Tim Engineering CRE untuk analisa awal gratis atau lengkapi form berikut dan kirim ke email info[at]cr-enviro.com